Berlian yang Relevan untuk Gen-Z
Dulu, berlian identik dengan momen besar, harga tinggi, dan kesan “serius banget”.
Sekarang? Ceritanya mulai berubah.
Lab-grown diamond (LGD) hadir sebagai alternatif yang lebih relevan dengan cara Gen-Z melihat fashion, nilai, dan pilihan hidup. Bukan sekadar tren, tapi refleksi dari cara berpikir baru: lebih sadar, lebih fleksibel, dan lebih personal.
Sejarah Singkat Lab-Grown Diamond
Lab-grown diamond sebenarnya bukan teknologi baru.
Penelitian untuk menumbuhkan berlian di laboratorium sudah dimulai sejak tahun 1950-an, awalnya untuk kebutuhan industri. Berlian hasil lab digunakan untuk alat pemotong, teknologi, hingga riset ilmiah.
Baru di akhir 2000-an, kualitas lab-grown diamond berkembang pesat:
-
struktur kimia sama dengan berlian alami
-
kilau dan kekerasan setara
-
bisa digunakan untuk perhiasan kelas tinggi
Sejak saat itu, lab-grown diamond mulai masuk ke dunia jewellery — bukan sebagai “tiruan”, tapi sebagai berlian asli dengan asal berbeda.
Kapan Tren Lab-Grown Diamond Mulai Naik?
Tren lab-grown diamond mulai terasa kuat sekitar 2018–2020, terutama di:
-
Amerika Serikat
-
Eropa
-
Jepang
Lonjakan ini dipicu oleh beberapa hal:
-
kesadaran soal sustainability
-
transparansi industri fashion
-
perubahan cara generasi muda memaknai luxury
Di masa pandemi, banyak orang mulai mempertanyakan ulang:
“Kenapa sesuatu harus mahal, ribet, dan penuh simbol, kalau bisa sederhana tapi bermakna?”
Lab-grown diamond menjawab pertanyaan itu.
Lab-Grown Diamond & Tren Fashion Gen-Z Global
Untuk Gen-Z, fashion bukan soal pamer status.
Lebih ke: “gue nyaman nggak pakai ini?”
Di dunia fashion global, lab-grown diamond identik dengan:
-
minimal design
-
everyday jewellery (dipakai harian, bukan disimpan)
-
quiet luxury
-
personal expression
Gen-Z cenderung memilih:
-
cincin tipis dengan satu batu
-
studs kecil
-
pendant simpel
-
band clean tanpa ornamen berlebihan
Berlian tidak lagi harus “wah”, tapi tepat.

Tren Lab-Grown Diamond di Jakarta untuk Gen-Z
Di Jakarta, tren ini punya karakter sendiri.
Gen-Z Jakarta:
-
aktif, mobile, dan praktis
-
mix antara global taste dan local mindset
-
nggak terlalu tertarik dengan simbol formal
Lab-grown diamond di Jakarta mulai dipilih untuk:
-
hadiah ke diri sendiri
-
anniversary non-formal
-
everyday ring
-
couple ring yang subtle
-
jewellery kerja yang nggak berisik
Yang dicari bukan “terlihat mahal”, tapi:
-
masuk akal secara harga
-
desain bisa dipakai ulang
-
nggak ribet dijelasin
Itulah kenapa pendekatan modern, tenang, dan jelas jadi relevan — seperti yang dibawa Ziva.
Kenapa Lab-Grown Diamond Relevan untuk Gen-Z?
Karena Gen-Z:
-
menghargai pilihan, bukan tekanan
-
lebih peduli fungsi & makna
-
tidak tertarik pada narasi yang terlalu dibuat-buat
Lab-grown diamond memberi ruang untuk memilih tanpa harus ikut skrip lama industri perhiasan.
Bukan soal mengganti berlian alami.
Tapi soal memberi alternatif yang lebih sesuai dengan kehidupan hari ini.
Ziva dan Cara Pandang Baru tentang Berlian
Ziva melihat lab-grown diamond bukan sebagai tren sesaat, tapi sebagai jawaban yang lebih masuk akal.
Dengan desain yang tenang, pilihan yang terkurasi, dan pendekatan tanpa tekanan, Ziva hadir untuk Gen-Z yang:
-
ingin tahu sebelum membeli
-
ingin nyaman dengan pilihannya
-
ingin perhiasan yang bisa hidup bersama mereka
Karena luxury hari ini tidak harus berisik.
Cukup jelas. Cukup tepat.
